Dengarlah lantunan langkah-langkah
Pada marmer kuala mengkilap
Yang bukan lagi derap-menderap
Tapi membisikkan sebuah nama
Sayu pada pagi yang buta
Rindukah pada wajah senyumnya?
Nama siapa? Siapa nama?
Apa arti berdua kita?
Dengarlah gema suara-suara
Pada dinding bata kelam memerah
Yang membisik sebuah harapan
Ramalan tentang tautan,
arti kita berdua apa
Semoga...
?
T2F4, 24 Juni '15
Tidak ada komentar:
Posting Komentar