Pages

Jumat, 20 Januari 2017

Bisikkan Tak Sepadan

Saban malam
Bakda isya
Yang sering larut sekali datangnya
Acap terdengar di langit-langit kamar
Atau pada pendar lampu yang samar
Bisikkan yang dekat s'kali
Seperti di kuduk sendiri:

"Jadi baik juga kita padami"

Aku bergidik

"Unggunan api ini"

Aku mendesah

"Karena kau tidak 'kan apa-apa"

Aku meludah

"Aku terpanggang tinggal rangka"

Aku berkaca
Mengutuk-sumpahi semua yang terbayang
seakan nyata
Takut kepada diri sendiri adalah seburuk-buruknya takut
Benci kepada suara nurani adalah seburuk-buruknya benci
Sedang hidup sebagai pengecut,
Tak mau lagi ku jalani
Sendiri, apalagi.


21 Jan '17

Tidak ada komentar:

Posting Komentar